Perancangan Identitas Visual dan Implementasinya Pada Kedai Kopi Binaan Komunitas di Kecamatan Pangalengan

W.T.G Putra, Lingga Agung, Diani Apsari

Ambeu Preanger Pangalengan adalah komunitas penggiat kopi Arabica Java Preanger yang berlokasi di Pangalengan. Masyarakat binaan di Komunitas Ambeu Preanger Pangalengan memiliki hasil produksi berupa komoditas kopi yang mempunyai potensi nilai jual yang tinggi di kecamatan Pangalengan. Seiring berjalannya kegiatan komunitas, mereka memperluas penerimaan manfaat kepada dampingan yang lain seperti pengusaha kedai kopi dan pengolahan biji kopi mentah di kecamatan yang sama. Mitra pebisnis kopi yang dinaungi oleh Ambeu Preanger Pangalengan, di antaranya adalah Rumah Kopi Pangalengan, Ghoz Coffee, serta Oeching Salapan.

Tiap mitra ini sudah mempunyai identitas visual, tetapi belum sesuai dengan pakem perancangan yang ideal. Sehingga, dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat tahap ini, tim pemateri dan perancang dari Universitas Telkom melibatkan stakeholder terkait dalam pembuatan Standar Manual Grafis. Standar Manual Grafis, atau yang sering disebut Graphic Standard Manual adalah suatu acuan dalam sebuah perancangan media komunikasi, yang disusun secara sistematis dan terstruktur yang dapat digunakan sebagai pedoman bagi para desainer, atau pihak yang akan menggunakan logo perusahaan, dalam pengaplikasiannya ke berbagai media.

Informasi yang ditampilkan dalam Standar Manual Grafis diantaranya adalah, makna logo, panduan warna logo, panduan tipografi serta jenis dan ukuran font dalam desain identitas visual, elemen estetis, layout penerapan identitas, sampai ke pedoman peletakan logo dalam signage dan hal-hal lain yang diperlukan dalam pengaplikasian logo perusahaan, dalam hal ini adalah logo para mitra pebisnis kopi yang dinaungi oleh Ambeu Preanger Pangalengan. Berikut ini adalah beberapa contoh dari hasil desain Standar Grafis Manual yang telah dibuat untuk para mitra :

Tentu saja, dalam merancang Standar Manual Grafis yang ideal, dibutuhkan komunikasi yang baik antara tim perancang dengan para mitra yang diposisikan sebagai stakeholder. Diharapkan dari proses pelibatan ini, para pebisnis kopi akan menyadari bahwa visual memiliki peran penting bagi pengkonstruksian makna dan ekspektasi, juga penyampaian nilai kepada konsumen. Sehingga, logo maupun tampilan Standar Manual Grafis yang dirancang pun menjawab permasalahan yang dimiliki oleh para mitra, dan dapat meningkatkan potensi serta nilai jual dari komoditas yang mereka tawarkan pada konsumen.

Foto-foto kegiatan Abdimas yang dilaksanakan di tanggal 22-24 Oktober 2021 di Sekretariat Ambeu Preanger Pangalengan :

Video Youtube:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *